Polemik Kratom, Seluruh Pejabat Kalbar Kumpul di Pontianak

Polemik Kratom, Seluruh Pejabat Kalbar Kumpul di Pontianak

Channeltujuh.com, PONTIANAK -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) tentang tanaman kratom antara Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Heru Winarko dengan Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat bertempat di Ballroom Hotel Mercure, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa 5 November 2019.

Selain Pangdam XII/Tanjungpura acara diskusi ini juga dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Danlantamal XII/Pontianak, Laksma TNI Agus Hariadi, Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Imam Sugianto, Kepala BNN Provinsi Kalbar, Brigjen Pol Suyatmo serta para Bupati dan Walikota seluruh Kalbar.

Diskusi yang digelar oleh BNN pusat ini adalah untuk membahas tentang tanaman Kratom yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan di kalangan masyarakat khususnya Kalbar sebagai daerah penghasil kratom. Saat ini kratom digolongkan dalam narkotika sedangkan saat ini juga kratom menjadi salah satu sumber penghasilan alternatif sebagian masyarakat di Kalimantan Barat.

Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Heru Winarko dalam kegiatan FGD tersebut menyampaikan bahwa BNN telah mengeluarkan sikap terkait tanaman kratom untuk mengusulkan ke kementerian kesehatan untuk dimasukan dalam golongan narkotika jenis satu karena efeknya tiga belas kali lipat dari morfin.

Sedangkan Gubernur Kalbar, Sutarmidji meminta pemerintah untuk melakukan kajian dan mendalami kandungan kratom secara mendalam, dikarenakan saat ini kratom menjadi salah satu sumber penghasilan alternatif sebagian warga Kalbar ditengah anjloknya harga sawit dan karet.*/

Laporan  : Sumber Pendam XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra

Bagikan :