Pererat Silaturahmi, Pangdam XII/Tanjungpura Buka Puasa Bersama di Sintang

Pererat Silaturahmi, Pangdam XII/Tanjungpura Buka Puasa Bersama di Sintang

Channeltujuh.com, SINTANG -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab didampingi para pejabat teras Kodam XII/Tanjungpura serta Ketua Persatuan Istri Prajurit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Daerah XII/Tanjungpura, melaksanakan tatap muka dan buka puasa bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Persit di wilayah Garnizun Sintang, di Aula Prajurit Markas Komando Resor Militer (Makorem) 121/Alambhana Wanawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Herman dalam sambutannya merasa bangga dapat bertatap muka dan buka puasa bersama dengan keluarga besar Korem 121/Alambhana Wanawai dan unsur Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sintang dan Melawi. 

"Saya berharap melalui acara Safari Ramadan ini, dapat menjadi wahana untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi bagi semuanya, dengan terjalinnya hubungan yang harmonis akan memperkokoh sendi-sendi hubungan kekeluargaan, dan sinergitas yang baik semua elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah," ucap Herman, Senin (13/5/19).

Menurut Herman bulan Ramadan adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa yang tiada ternilai, karena di bulan ini banyak keutamaan dan juga kemuliaan. Bulan yang istimewa ini segala amal ibadah akan dilipat gandakan pahalanya dan setiap insan diberi kesempatan untuk kembali menjadi suci dan bersih dari segala dosa. Oleh karena itu, bagi yang menjalankan puasa Ramadan agar melaksanakan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan. 

"Ada dua dimensi dalam puasa Ramadan, yang pertama yaitu Hablu Minallah hubungan manusia kepada Tuhan diwujudkan dalam ibadah puasa wajib bagi kaum muslimin, juga untuk melatih pengendalian diri, menanamkan sifat jujur, disiplin, dan yang kedua Hablu Minanas hubungan manusia dengan manusia diwujudkan dengan saling berbagi dengan sesama, terutama kepada anak yatim dan fakir miskin, yang diwujudkan dalam kegiatan sedekah dan zakat," kata Herman.

Sementara itu, Ustadz Hedi, dalam kuliah tujuh menit (Kultum) juga menyampaikan pentingnya meningkatkan hubungan manusia dengan manusia serta hubungan manusia dengan Tuhan

“Dalam Al-Qur’an sudah ada tercantum, yang artinya, jika kamu tidak mau terhina maka lakukanlah dua hal, yaitu perbaiki hubungan dengan Tuhan, dan kedua perbaiki hubungan kamu dengan manusia,” terangnya.*/

Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra

Bagikan :