Jelang Naik Dango, SAS Gelar Pendidikan Adat

Jelang Naik Dango, SAS Gelar Pendidikan Adat

Channeltujuh.com, NGABANG -- Sekolah Adat Samabue (SAS) bekerjasama dengan Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak gelar pelatihan keterikatan pendidikan adat dengan wilayah adat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Baca ini : Wabup Sintang Buka Bimtek untuk Pemerintah Desa

Kegiatan pelatihan dilaksanakan di ruang rapat Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Landak Vinsensius. Turut hadir dalam kegiatan ini ketua DAD Kabupaten Landak, Heri Saman dan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Landak  Supendi. Sedangkan peserta yang mengikuti pelatihan yaitu kaum muda mudi kelompok adat utusan dari semua kecamatan di Kabupaten Landak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Vinsensius yang mewakili Bupati Landak membuka acara menyambut baik kegiatan pelatihan keterikatan pendidikan adat dengan wilayah adat di Kabupaten Landak, guna menemukan konsep dan rencana strategi pendidikan adat yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Landak.

“Kami dari Pemerintak Kabupaten Landak mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Landak, lima tahun kedepan yaitu mandiri mengelola pemerintahan, pembangunan, dan mengelola kemasyarakatan,” kata Vinsesnsius, Rabu (24/4/2019).

Vinsensius berharap dengan adanya pelatihan ini dapat menemukan kader yang bisa menjadi penggerak pendidikan adat agar bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Landak untuk melakukan pembangunan manusia di daerah secara mandiri.

Baca ini : Misa Malam Paskah, ini Pesan Damai Bupati Cantik


Baca ini : Pemuda Katolik, Kutuk Aksi Pengeboman di Sri Langka

“Yang kita inginkan dari kegiatan ini tentunya menghasilkan kader yang bisa menjadi penggerak bagi masyarakat adat yang lain untuk mendukung pembangunan manusia melalui pendidikan adat di Kabupaten Landak,” jelas Vinsensius.

Sementara itu selaku Ketua Sekolah Adat Samabue, Modesta Wisa, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pra Naik Dango yang akan diselenggarakan di Kecamatan Ngabang tanggal 27 April 2019 mendatang.

“Pelatihan ini merupakan agenda pra Naik Dango yang akan dislenggarakan di Kabupaten Landak guna memperluas gerakan pendidikan adat di Kalimantan,” terang Modesta.

Modesta juga mengungkapkan bahwa diadakannya pelatihan ini selain untuk mengidentifikasi kader, juga untuk memahami keterikatan pendidikan adat dengan wilayah adat.

“Tujuan diadakan pelatihan ini  untuk memperluas gerakan pendidikan adat di Kalimantan bagaimana memahami keterikatan pendidikan adat dengan wilayah adat serta mengatur rencana strategi kedepan yang akan dibahas secara kolektif,” tukas Modesta.*/


Laporan : Deckie

 

Bagikan :